Tak Perlu Khawatir, Berikut 4 Cara Untuk Mengobati Kanker Ovarium!

Sumber: Gatra.com

Kanker ovarium adalah sel kanker yang bertumbuh dan berkembang pada indung telur. Seperti yang diketahui, ovarium adalah dua organ yang berada di sisi kanan dan kiri rahim. Kanker ini banyak ditemukan pada wanita yang telah lanjut usia. Namun, bukan tidak mungkin juga terjadi pada wanita yang berusia menengah. 

Penyebab kanker ovarium masih belum bisa dipastikan secara pasti. Namun, ada beberapa yang bisa menjadi penyebab terjadinya kanker ovarium, seperti merokok, memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium, pernah menderita sindrom Lynch, dan lainnya. 

Untuk gejala, kanker ovarium juga sulit terdeteksi pada stadium awal. Hal itu dikarenakan penyakit kanker ovarium memiliki gejala yang sama dengan penyakit lainnya. Apabila kanker ovarium sudah menyebar, maka baru bisa terdeteksi. Gejala yang biasa ditunjukkan oleh penderita kanker ovarium adalah perut terasa kembung, cepat kenyang, mual, pembengkakan pada perut, mengalami penurunan berat badan drastis, masalah pencernaan, dan lainnya.

Sebelum membahas cara mengobati kanker ovarium, perlu diketahui stadium pada kanker ovarium menurut halaman Hellosehat. Berikut penjelasan singkatnya!

  1. Stadium 1

Stadium 1 bisa dikatakan bahwa sel kanker masih berada di ovarium dan belum menyebar ke organ lain. Pada tahapan ini, penderita bisa melakukan kemoterapi dan operasi pengangkatan ovarium dan tuba falopi. 

  1. Stadium 2

Pada tahapan stadium 2, kanker ovarium sudah mulai menyebar ke jaringan rongga panggul atau rahim. Penderita bisa melakukan kemoterapi dan operasi.

  1. Stadium 3

Pada tahapan stadium 3, kanker ovarium sudah menyebar ke bagian selaput perut atau disebut peritoneum, kelenjar getah bening di area panggul, perut, dan permukaan usus. Penanganan yang bisa dilakukan, sama seperti pada stadium 2 yaitu kemoterapi dan operasi.

  1. Stadium 4

Pada tahapan stadium 4, kanker ovarium sudah menyebar ke organ lain yang letaknya jauh, seperti ginjal, hati, dan paru-paru. Jika sudah berada di tahap ini, penderita melakukan kemoterapi dan operasi untuk mengurangi gejala dan memperpanjang umur kehidupan.

Lalu, apa saja yang bisa dilakukan untuk mengobati kanker ovarium? Simak ulasannya berikut ini!

  1. Operasi 

Operasi dilakukan untuk mengangkat ovarium, baik satu maupun dua indung telur. Hal itu tergantung pada kondisi penderita. Selain, pengangkatan ovarium, operasi juga bisa dilakukan untuk mengangkat rahim atau yang disebut histerektomi jika sel kanker sudah menyebar. Jika operasi dilakukan pada stadium 1, besar kemungkinan penderita masih bisa hamil dan memiliki anak, berbeda jika dilakukan pada stadium 3 atau 4. Risikonya penderita tidak bisa lagi memiliki anak.

  1. Radioterapi

Radioterapi adalah cara yang dilakukan untuk membunuh sel kanker menggunakan sinar berenergi tinggi. Radioterapi juga bisa dikombinasikan dengan operasi dan kemoterapi. Biasanya, cara ini diberikan pada penderita stadium awal setelah operasi. Jika radioterapi diberikan kepada penderita stadium akhir, tujuannya adalah membunuh sel kanker yang menyebar ke organ lain.

  1. Kemoterapi

Kemoterapi adalah cara yang dilakukan dengan memberi obat-obatan yang bertujuan membunuh sel kanker. Upaya kemoterapi bisa dilakukan dengan operasi dan radioterapi. Bisa dilakukan sebelum atau setelahnya. Apabila kemoterapi diberikan sebelum operasi atau radioterapi, tujuannya adalah mengecilkan ukuran sel kanker, sedangkan jika diberikan setelah operasi, tujuannya untuk membunuh sel kanker yang masih tersisa dalam ovarium. 

  1. Terapi Pendukung

Terapi pendukung juga diberikan kepada penderita yang menjalani pengobatan kanker ovarium, seperti obat pereda nyeri, anti mual, mengurangi efek samping, dan meredakan gejala kanker ovarium. 

Nah, itulah 4 cara mengobati kanker ovarium sesuai dengan stadium para penderita. Yuk, cegah kanker ovarium sejak dini. 

Sumber: Halodoc.com

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>